Mengunduh Buku yang Ditampilkan Flexpaper


Flexpaper adalah sebuah penampil dokumen berbasis-web sumber-terbuka dari Devaldi, Ltd. Flexpaper sepertinya relatif jarang digunakan. Ini karena peramban-peramban modern bisa menampilkan pdf tanpa perlu flash. Meski demikian, Flexpaper punya keunggulan. Ia bisa melindungi dokumen agar tidak bisa diunduh pengunjung laman.

Cara kerja flexpaper adalah dengan mengkonversi dokumen pdf menjadi swf. Berkas swf inilah yang dibuka oleh pengunjung. Dokumen berformat pdf nya sendiri tidak akan dapat diunduh jika dilindungi dengan baik oleh admin laman. Akan halnya dengan berkas swf nya, masih bisa diunduh. Cara unduh swf nya sangat mudah. Artikel ini akan menguraikan langkah-langkahnya. :)

ChromeCacheView dan Auto-Keyboard

Pertama silakan pasang perangkat lunak yang akan kita gunakan, yaitu ChromeCacheView dan Auto-Keyboard.

ChromeCacheView adalah piranti kecil yang membaca tembolok (cache) peramban Google Chrome, dan menampilkan daftar semua berkas yang disimpan dalam tembolok. ChromeCacheView bisa diunduh gratis di http://www.nirsoft.net/utils/chrome_cache_view.html. Tentunya peramban yang akan dipakai adalah Google Chrome, yang juga wajib kita pasang dahulu kalau belum ada.

Auto-Keyboard adalah perangkat lunak yang menirukan ketikan papan ketik dan aksi tetikus. Auto-Keyboard bisa diunduh (trial version – versi percobaan) di http://www.auto-keyboard.com/. Di laman resminya, versi yang tersedia adalah versi 10.00. Versi yang kugunakan adalah versi 9.00. Silakan pilih versi yang mana saja. :)

 

Klak-klik Hantu

Setelah perangkat lunak di atas dipasang, kita bisa melanjutkan ke langkah berikutnya. Hal paling pertama yang wajib kita perbuat adalah membersihkan tembolok (clear cache) agar nantinya berkas swf mudah dicari. Tekan Ctrl + Shift + Delete di Google Chrome, centang “File dan gambar yang disimpan di cache”, klik OK.

Buka alamat web yang menampilkan flexpaper dokumen yang ingin kita unduh. Misalnya flexpaper ini http://devaldi.com/adaptiveui/Classic_Document_Viewer_Sample.php?ro=flash,html. Yang perlu kita lakukan adalah memuat semua halaman flexpaper agar semua berkas swf tersimpan di tembolok. Caranya cukup klik tombol Next setelah berkas termuat, satu demi satu sampai selesai. Tombolnya yang bentuknya seperti segitiga yang menunjuk ke kanan.

Kalau halamannya sedikit tentu tidak jadi masalah. Tapi kalau halamannya sangat banyak, misalnya 200 halaman, wah bisa sakit mata nanti. :) Agar tidak sakit mata, kita bisa memanfaatkan Auto-Keyboard.

Buka Auto-Keyboard. Di jendela Auto-Keyboard klik Mouse. Masukkan nilai-nilai ini:

1. X-Coordinate, Y-Coordinate ini maksudnya adalah koordinat layar yang kita ingin “diklikin-sama-setan”. Kalau di monitor laptopku (resolusinya 1024 x 600) yang sedang membuka laman di atas itu adalah X = 469, Y = 104. Di monitormu sangat mungkin nilai X, Y nya beda. Tidak usah pusing menghitung, manfaatkan saja Get Coordinate. Setelah mengeklik Get Coordinate, klik tombol Next di flexpaper. Nilai koordinat akan terisi secara otomatis.

2. Delay adalah berapa lama jarak antara satu klik ke klik berikutnya. Kita isikan 1000 milliseconds untuk memberi kesempatan agar swf bisa termuat. Jika kita cukup percaya diri dengan kecepatan internet kita nilainya bisa kita turunkan. Nilainya bisa juga kita naikkan jika koneksi kita sangat busuk.

3. Generate adalah jumlah klik yang ingin dihasilkan. Silakan diisi dengan jumlah halaman dari dokumen yang ingin kita unduh. :)

Jika sudah disiapkan, klik OK, klik Start, klik Start. Klik di sembarang tempat di flexpaper. Tekan F1 dan saksikan keajaibannya. Hehehe.

Ketika pengeklikan selesai, jendela Auto-Keyboard akan muncul secara otomatis. Di sini kita sudah selesai dengan Auto-Keyboard. Perangkat lunak ini bisa ditutup. Selanjutnya giliran ChromeCacheView.

 

Mengintip Isi Tembolok

Buka ChromeCacheView dan akan muncul daftar berkas di tembolok. Pilih berkas swf yang berasal dari laman tempat flexpaper yang ingin kita unduh dan klik “Copy Selected Cache Files to”.

Klik OK. Nah, silakan langsung buka folder penyimpanan ChromeCacheView dan buka berkas swf. Berkas swf bisa dibuka dengan menggunakan Google Chrome.

Akhirnya berkas-berkas swf sudah sukses kita unduh. 😀

Kelemahan metode ini adalah:
1. Berkas swf yang dihasilkan tidak bisa kita satukan
2. Berkas swf tidak bisa dikonversi ke pdf, hanya bisa dicetak ke pdf
3. Teks dalam berkas swf tidak bisa ditelusuri tanpa menggunakan flexpaper :/
4. Karena pengunduhan dilakukan per halaman, harus diperiksa jangan sampai ada halaman yang terlewat. Kalau jumlah yang harus diperiksa terlampau banyak sebaiknya siapkan dulu sebuah kode untuk memeriksanya agar tidak kerepotan. 😀

Keunggulan metode ini:  efektif menghadapi flexpaper terproteksi yang hanya bisa kita akses secara normal.

Metode yang paling mudah sebenarnya adalah mencetak dari flexpaper ke pdf printer. Tapi seringkali fasilitas mencetak di flexpaper ditiadakan.

Meskipun kita sedang tidak ingin berurusan dengan flexpaper, dua perangkat lunak di atas lumayan penting untuk kita pasang karena manfaatnya banyak. Semoga bermanfaat.

 

Referensi:

http://flexpaper.devaldi.com

http://nirsoft.net/utils/chrome_cache_view.html

http://www.auto-keyboard.com/ 

Komentar Pemirsa